Dalam Sepo Sepi Sepah Samun Menujuku

Oleh: Madagumilang

Ketika hasratku memberi nyali melihat bulan meraih langit tak lagi dituju penyair kini. Tapi seonggok sampah dikhidmati, memporakkan hati tega tersenyum menyalahkan keheningan menyapa gema. Di sini, di jiwa yang kehilangan kuap menanyakan bantal dan kasurnya. Buat membaringkan kegelisahan panjang menjelang dini hari.

Larilah kalau kau mampu menggelandang beban puluhan tahun di punggung melengkapi usiamu yang tak mungkin kau sia-siakan. Suara ini, suara isteriku, suara anak-anakku, berbisik dari dalam lubuk paling khusuk. Hati yang rela membatalkan cintaku menuju sepo, sepi, sepah, samun, dan memberikan kelokan teraman di simpangan aku termangu.

Maka lebih kuraih keyakinanku menjadi galah tersambung kencang di keluargaku pada denyar cahaya setiap memetik bintang di malam-malamnya. Ia tidak membutakan atau menyilaukan, ia melarangku lupakan segala. Dan atas mereka kutuntaskan ibadahku.

Ponorogo, 17 Januari 2008

10 Tanggapan

  1. sepo->hambar
    sepi->hening
    sepah->tak berasa
    sebuah tujuan yang sulit untuk ke sana tentunya
    semoga berhasil
    salam kenal yang dipertuan di madagumilang.worpress.com

    kutunggu commentnya dipuisiku:
    http://apriakristiawan.wordpress.com/2009/03/05/beberapa-kata-untuk-citra

  2. sebab penyair laksana si bungkuk merindu bulan
    sehingga nestapa kisahnya terlukis dalam
    bait-bait melangit

    • manjing ajur ajer we angel kok Mas Edi
      karena itu, kesekian kalinya tak bosan aku sampaikan terimakasihku setulusnya

  3. apa yang selama ini telah kuperjuangkan?
    menjadi pemburu demi dalih keluarga
    namun anakku berulang tahun
    tiada sempat kukecup sayang keningnya

    • kekosongan itu kuperoleh
      dari mengisi pundi harapan
      bagi mereka yang damai bersandar di bahuku

  4. Penuntasan ibadah …. pengorbanan yang berpijak pada bumi dan bersandar pada keyakinan.

  5. ingin juga bisa geming di dalam hening
    tak kususun sebening wajah dihadapan sang keheningan,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: