Menggairah Naungku

Menggairah Naungku

Oleh : Madagumilang

Kelelahan terayun-ayun di ujung daun, aku terkoyak di kelopak, dihancur duri sekujur. Tapi tamanku gagal dipagar tafsir tentang dengung bebungaan memekarkan sejuk naungan. Ketika tiba-tiba menyengatkan bau bangkai, menuba wewangi kemesraan mabuk mencintai duniawi.

Selesai sudah jemari harapan merapikan bebat lukaku memiliki. Ketenangan meraih kenakalan menggaruki. Gelisahnya amat berulat. Cekatan membenamkan bulu-bulu tajam menyayat kerinduan. Menghama darah melepuhkan bisa perjumpaan. Lama terseret-seret. Gairah dan kegatalan hatiku menghadap kiblat.

Ponorogo, 11 Maret 2009

4 Tanggapan

  1. Ass.

    Menggairah naungku … kemana gairah hatiku menghadap dalam perjumpaan dunia (kiblat)

    Renungan menarik … Salam.

  2. iso to we

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: