Terpuruk Di Masa Tercerabut

TERPURUK DI MASA TERCERABUT

Oleh: Madagumilang

Pernah menjadi yang terpaling. Sebentar kemudian dipalingkan. Ketika melupakan sujud mengabai sembah. Aku terpuruk di masa tercerabut. Menghitamkan coretan di larik perjalanan memprosa kata yang hiba pada ketakutan hina. Pada kesederhanaan usia mencari jati diri. Siapa yang tegaknya begitu rajin di malam larut. Menghilang.

Lalu kepergian ini tak akan bermakna pulang. Memukimi seribu persembunyian dan mengatakan kerasan. Tapi Kauakhiri jua. Dengan perjumpaan sekonyong tanpa aba-aba menemani sepinya khusuk. Tetesnya doa satu-satu di pelupuk.

Ponorogo, 17 Maret 2009

14 Tanggapan

  1. “Firaun mencinta hanya dirinya
    cinta hilang
    Hallaj mencinta hanya Cinta
    dirinya hilang”

    saya pertama comment, Mas.

  2. weleh-weleh
    Zlink!!! sebuah kata pengganti hilang
    wah saiki ra tau mampir neng gubukku sampiyan.

    • ora lali mboten kesupen
      aku kena musibah, dik
      saiki nembe aktifkan lagi blog kesayanganku ini
      sor mejo nok ulane
      ojo gelo nek ngene dadine

  3. di puncak congkak,
    justru rentan tercampak

    disibukkan sujud,
    hati kan tertaut.

  4. lalu rebahkan ibadah
    di atas sajadah

  5. apapun tentu berhingga
    hingga bebas membatasi

  6. tak satu jua yang pernah bermimpi akan rasa itu…
    termasuk dalam sujud jiwa,
    ya, jiwa kita,
    mungkin pakde azis, hehehe…

  7. Dan karena itu
    kita merasa menjadi raja…..
    memiliki segala asa bangsa
    menggenggam harapan masa depan

    dan karena itu
    kita tak bermimpi miliki negeri ini sendiri
    karena mereka merasa mewakili
    dan karena itu
    kadang sesuap nasi ini
    miliki energi tuk anak cucu kita nanti
    Dan karena itu
    hari ini kita akan merasa sebagai juri
    yang menghakimi nasib bangsa ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: