Di Kesendirian Puisi oleh Madagumilang

Di Kesendirian

Puisi Oleh Madagumilang

Sunyi menyekap dinding-dinding buram memajang kemuraman
Di beku kaca pigura sang rindu terjerumus dalam cemas
Begitu kejang raung ratapnya masih jua terngiang. Mengapa
Padahal telah dibangun kembali reruntuk duka isaknya
Melindungi kesetiaan menutup sisi aib paling terbuka
Menyilahkan lirih: hanya engkau, hanya bersamamu. Begitukah
Tidak. Ketika satu-satu rahasia itu justru kautemu
Mencoba menghapus noda kebohongan
Dan tega meninggalkan fotomu hitam di kesendirian

Ponorogo, Mei 2009

8 Tanggapan

  1. kesendirian berbuah rindu
    ===madagumilang===
    setelah bermekaran duka cintanya

  2. udahlah Mas….mending mancing ajah, biar gak pusing kalee….huhehehehehehehe

  3. hehehe… takkan kutukarkan segala sesuatu apapun yang ada di sini dengan alunan desah nafaaaaas sang Pencinta… indah… nikmat… ruaaar biaaasa.. tiada terkatakan.. hanya jiwa jiwa yang mengalaminya..
    Salam Sayang
    ===madagumilang===
    ya benul ithu alias cuocok
    wakakakakaka
    terimakasih rawuhipun, KangBoed

  4. Ketemu pulisi meneh. Kok akeh temen to mlaku-mlaku neng kene pulisine. Dhemen yo pak karo anune pulisi?đŸ™„
    ===madagumilang===
    la wis kadhung ambyur na kene pa kon mentas
    ra sudi

  5. Judule lucu yo, Di Kesendirian Pulisi oleh MadangumilangđŸ˜€
    ===madagumilang===
    wis ben wong ya isone mung ngene iki

  6. BAgusss????????????pokoe shippp dachh???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: