Tentang. Puisi karya Madagumilang

Tentang

Oleh: Madagumilang

Rindu pun akhirnya berdenyut tak sesaat. Sepanjang nadi mengalir kencang suara calon  pemimpin melawan gejolak marah kepedihan dicerca. Mencoba mengikis kesalahan terbangun dari mati suri dilahap cuma obrolan sekata demi sekata. Berbeban liku-liku janji yang siap dijilat kembali ketika luluh di sekujur pertentangan tutur.

Meski membalas dengan teriak tidak, tapi sekerumun pengikut sibuk bertepuk bersama cahaya lampu. Sorotnya membutakan pandang atas gores lukisan masa lalu, ketika awan hitam meneteskan gerimis lirih satu-satu berloncatan memenuhi jejak rekam. Dan kolam embun basah bersama kelam bayangan dendam di ujung subuh menggigil menahan anarki.

Maka berdebatlah di tengah galau, ketika keraguan memilih menyulut bara kegagalan menolak kegerahan ajak.

Ponorogo, Juni 2009

3 Tanggapan

  1. hmm… sudah saatnya kita semua menata diri.. membangkitkan hati nurani… karena keseimbangan dari hari ke hari semakin memburuk…
    Salam Sayang

  2. yayaya.. hanya sedikit yang tertinggal..
    Salam Sayang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: