Yang, Puisi karya Madagumilang

Yang

Oleh: Madagumilang

ketika jidat berkerut
dan lagi bom meletup
masih Diakah kausambat sebut?

barangkali burai daging dan cecer darah
mengilhami iblis-iblis dan teroris menciptakan
doa demi doa kita yang selama ini dingin di bibir
kembali berkobar bersikukuh pada harap akan kedamaian

mereka itu pasti sedang bernafsu menjadimayatkan kita
menghapus tatanan lezat kehidupan buat menempatkan
kezaliman sebagai imam

yang,
aku tahu tubuh beku jasad-jasad itu
adalah bukti keji tak bernurani
tapi, ketika jidat berkerut
dan lagi bom meletup
masih Diakah kausambat sebut?

Ponorogo, Juli 2009

19 Tanggapan

  1. Link ku ditambah utawa diganti sing iki pak. Matur nyuwun.😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: