Di Sangiran, Hujan Itu Menyibakkan Tirai Lapisan Rinduku Puisi Oleh Madagumilang

Di Sangiran, Hujan Itu Menyibakkan Tirai Lapisan Rinduku

Puisi Oleh Madagumilang

Kutahu telah beribu tahun, tapi serasa masih kudengar suir daun selembar melepas genggaman.
Di ruangan museum itu, setangkai demi setangkai seakan bertepuk gemerisik
Tak seribut hujan di luar, atau sekawanan stegodon saat bersama angin sibuk
Begitu mencintai tanah basah yang menjanjikan bersatu dengan bumi

Tapi kawa-kawan Pithecanthropus erectus takkan pernah meragu melangkah, mencari
Cuma sekencang angin, tak menghentikan menyuruh mereka menyusul membuktikan
Dari jaman ke jaman dengan membawa semacam kesetiakawanan
Sedang menanti ditangkap fosilnya kapan-kapan

Ponorogo, 13 Februari 2011

Iklan

Guru Kula Emut Panjenengan, geguritan anggitanipun Madagumilang

guru,
kula emut panjenengan
awit sanes langit naminipun,
menawi mboten tepang pepeteng lan pepadhang
ananging, menapa panjenengan emut kula
awit sanes langit naminipun,
menawi lintang-lintang ingkang panjenengan paringaken kula menika
mboten kaparengaken kapanjer ing pepeteng
saha manthering srengenge gegebengan iman panggulawenthah kula menika
mboten panjenengan parengaken tansah nuwuhaken pepadhang

Ponorogo, 5 Februari 2011